Agenda-Agenda Islam Liberal


Pengajar Universiti Paramadina Mulya, Luthfi Assyaukanie menjelaskan tentang agenda-agenda Islam liberal, “Saya melihat, paling tidak ada empat agenda utama yang menjadi payung bagi persoalan-persoalan yang dibahas oleh para pemikir dan intelektual muslim selama ini. Agenda-agendanya yang menjadi nadi Islam liberal termasuklah:

i. agenda politik,
ii. agenda tolenrasi agama,
iii. agenda emansipasi wanita,
iv. agenda kebebasan berekspresi (bersosial).

Kaum Muslimin dituntut melihat keempat-empat agenda ini dari perspektif mereka sendiri, dan bukan perpekstif masa silam yang lebih banyak memunculkan kontradiksi ketimbang penyelesaian yang baik. Agenda politik yang dimaksukan di sini ialah sikap politik kaum Muslimin dalam melihat sistem pemerntahan yang berlaku. Secara teologi, persoalan ini boleh dikira sudah selesai, para intelektual Muslim seperti Ali Abd ar-Raziq, Ahmad Khalafallah (Mesir), Mahmud Taleqani (Iran), dan Nurcholish madjid (Indonesia), menganggap persolan tersebut sebagai persoalan ijtihad yang diserahkan sepenuhnya kepada kaum Muslimin…”

Islam liberal juga “mendewakan modernitas”, sehingga Islam harus disesuaikan dengan kemodenan. “Jika terjadi konflik antara ajaran Islam dan pencapaian modernitas, maka yang harus dilakukan, menurut mereka bukanlah menolak modernitas, tetapi menafsirkan kembali ajaran itu. Di sinilah intipati dari sikap dan doktrin Islam liberal.”

No response to “Agenda-Agenda Islam Liberal”

Post a Comment